Tuesday, January 2, 2018

Kue Lumpur (Diana Cahya)

Pagi-pagi buka Instagram (duhhh kayak orang ga ada kerjaan aja, pagi-pagi dah ngecek Ig, agak siangan ding buka Ig nya), terus langsung terpampang foto Kue Lumpur buatan Diana Cahya, plus resep Warisan Nenek Moyang, yang diwariskan ke : Diana Cahya, begitu judul fotonya yang di pasang.



Duhhhh....langsung air liur meleleh didalam rongga mulut. Pinginnnn.
Bikin...tidak....bikin...tidak....
Bikin yukkk, kan ada kentang tinggal di kukus.
Ahhh tapi ga punya santan sebanyak itu, adanya cuman 250 ml, palingan. Masak bikin cuman sa'iprit, mana puas?
Wisss....kukus aja dulu kentangnya. Baiklah, mari kita kukus dulu kentangnya.

Jadilah aku mengukus kentang pas sekalian nyiapin makan siang. Selesai makan, kasih bobo siang si Mia, sampai akhirnya Mia sudah bangun, baru kuintip lagi si kentang.
Ahhh...sudah ada kentangnya ini, hayuklah Nak, kita bikin kue lumpurnya.
Langsung kukeluarkan santan beku dari kulkas, cek-cek, ternyata ada 250 ml santan kental beneran.
Ya wis lah di pas-pas in saja, tambah susu uht putih sedikit, biar pas untuk adonan setengah resep.



Bahan :
250 gram Tepung Terigu (Cakra / Segitiga)
200 gram Gula Pasir
250 gram Kentang / lebih (kukus dan haluskan)
2 butir Telur (kocok lepas)
75 gram Mentega (lelehkan)
3 gelas Santan (3/4 bagian kelapa)--> didihkan dulu

CATATAN : 3 Gelas Santan = +- 750 ml

Cara Buat:
Campur kentang dan gula menjadi satu.
Masukkan santan dan tepung sedikit demi sedikit, bergantian.
Setelah tercampur rata, masukkan telur dan terakhir mentega.
Aduk sampai rata. Lebih enak tambahkan serutan kelapa muda.

Begitu bunyi resepnya, aku bikin persis semua bahan untuk setengah resep, kecuali bagian santan saja, kutambahkan sedikit susu uht putih.
Biyuhhhhh....enyaakkkkk, lembut, manisnya pas.
Sayangnya lagi ga punya kelapa muda, adanya keju, ga punya kismis juga, adanya kersen / talok.

Yayyy....Kue Lumpur sudah matang, nyam nyam

Hihihihiii....bikin deh persis resep, dijamin rasa kangen akan kue kuno tradisional dengan kualitas SUPER akan langsung terpuaskan.

Terimakasih sudah berbagi resep Kue Lumpur warisan nenek moyang ya Diana Cahya.
Resep sudah kuketik dan kusimpan rapih supaya besok-besok bisa ditengok lagi.

Next, bagi resep bikin Carabikang yaaa, wkwkwkw....

Sunday, July 16, 2017

Koloke (Ayam Saus Asam Manis)

Kemarin ada acara pot luck di rumah teman kantor suami. Kali ini mau bikin yang gampang saja deh, menu yang ramah anak-anak, karena biasanya beberapa teman bawa anak-anak kecil. Kebetulan juga sayuran di kulkas masih cukup warna warni.



Bahan:
A. Persiapan Daging Ayam
- 1 lembar daging paha ayam / dada fillet juga boleh
- 1 sdm Kecap Asin
- sejumput lada putih
- 4 sdm Tepung Tapioka, untuk membalur daging
- Minyak goreng, untuk menggoreng daging

B. Saus Asam Manis
- 1 buah Timun, iris balok 1x1x1.5 cm
- 1 buah Wortel, iris balok 1x1x1.5 cm
- 1 buah Cabe Besar, buang biji, iris 1x1.5 cm (bisa ganti paprika)
- Brokoli atau kembang kol
- Bawang bombay jika suka
- Arcis, jagung muda bisa jadi alternatif pengganti
- 1 siung Bawang putih, cincang kasar
- 1 sdm Minyak Goreng, untuk menumis
- 3 sdm Saous Tomat
- 1-2 sdt Gula Pasir
- 1/4 sdt Garam
- 150 ml Air Kaldu
- 2 sdt Tepung Tapioka dilarutkan dengan sedikit air, untuk pengental saus

Cara membuat:
A.
- Iris daging dengan ukuran sesuai selera, bisa kotak-kotak ataupun serong tipis.
- Campur dengan bumbu, rendam selama 15 menit sebelum di goreng.
- Balur daging yang sudah direndam dalam tepung tapioka, balur hingga rata.
- Ambil daging ayam yang sudah dibalur tepung, tepiskan dari tepung yang terlalu tebal, masukkan dalam minyak goreng yang sudah dipanaskan.
- Goreng hingga ayam berwarna coklat keemasan, angkat tiriskan, dan sisihkan.

B.
- Sementara merendam daging ayam, kita bisa siapkan sayuranya g aka digunakan, kupas, cuci dan iris sesuai kebutuhan.
- Rebus wortel, brokoli, jagung muda, arcis, atau kembang kol lebih dulu, jangan terlalu lembek. Angkat, tiriskan dan sisihkan.
- Timun dan cabe atau paprika, lebih enak jika di buat acar dulu. Hanya beri gula, garam dan cuka sedikit, hingga berasa asam, asin manis. Sisihkan.
- Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih hingga wangi, masukkan gula pasir, garam, aduk hingga gula sedikit meleleh, masukkan saus tomat dan air kaldu.
- Tunggu hingga mendidih, masukkan acar timun dan cabe beserta airnya, cicipi dan koreksi rasa.
Rasa asam, manis sedikit asin.
- Tuang larutantepung tapioka, sambil diaduk-aduk hingga saus mengental merata.
- Masukkan sayuran yang sudah direbus juga ayam yang sudah digoreng. Aduk rata, tuang dalam piring saji.
- Ayam Saus Asam manis siap dihidangkan.

Selamat mencoba :)







Saturday, August 23, 2014

Martabak Telur a la Mari Singgah


Martabak buatan rumah

Bahan Kulit:
250 gram Tepung Terigu Protein Tinggi
120 ml Minyak Goreng (tadi saya pakai minyak zaitun)
1/2 sdt Garam
sejimpit Merica Bubuk
100 - 120 ml Air Putih (20 ml terakhir dimasukkannya sedikit sedikit aja ya, kalau adonan masih kaku silahkan tambah, jika sudah lembek, jangan tambahkan)

Bahan Isian:
6 batang Daun Bawang / Bawang Pre, bersihkan, iris kasar
1 buah Bawang Bombay, (jika mau) cincang kasar
Daging cincang, dibumbu bubuk kari kalau mau, kalau tidak juga tidak apa apa, suka suka saja lahh
Garam Merica
6 butir Telur
Punya saya tadi, saya kasih tambahan isian toge, dan jamur shitake cincang



Kulit martabak siap untuk ditipiskan sewaktu waktu
Cara Membuat:
1. Campur semua bahan kulit dalam baskom, kecuali air.

Langkah langkah membuat Martabak Telur
2. Masukkan air sedikit demi sedikit, hingga semua bahan kering tercampur rata, uleni sebentar, lalu bentuk jadi bola. Istirahatkan selama 30 menit dalam wadah tertutup.
3. Uleni adonan sekali lagi, lalu istirahatkan 30 menit lagi. (ini hanya untuk menyiasati buat kita yang tidak mau capek capek banting banting untuk menguleni adonan supaya bisa elastis)
4. Setelah 30 menit kedua, bagi adonan menjadi 8-10 bulatan kecil *, lalu simpan dalam wadah tertutup dengan diberi sedikit minyak (untuk menjaga kelembaban adonan. Adonan bisa disimpan dalam kulkas, dan dipakai untuk keesokan harinya).
*supaya kulit martabak cukup untuk dibentangkan diatas penggorengan datar diameter 28 cm.
5. Untuk menipiskan adonan, saya juga ga bisa pakai atraksi seperti abang martabak, hihiihi...cukup ditekan tekan pakai tangan, adonan bisa menipis dengan baik kokkk.
6. Untuk menggoreng, tinggal panaskan penggorengan dengan sedikit minyak (50 ml) pada api sedang, lalu masukkan kulit yang sudah tipis, lalu tuang isian di tengah kulit, lalu lipat sisi sisinya. Goreng seperti biasa hingga kulit martabak berwarna kuning kecoklatan.
7. Angkat martabak, tiriskan, taruh diatas talenan, potong potong, pindahkan keatas piring saji.
8. Sajikan dengan peneman Acar timun bawang wortel dan cabe hijau
9. Selamat mencoba yaaa


Wednesday, February 26, 2014

Pan Banana Muffins_Sangat Mudah Murah dan Lezattt

Salah satu senangnya hidup di jaman sekarang adalah sangat mudahnya mencari informasi menggunakan internet, salah satunya adalah melalui situs Pinterest. mau mencari informasi bergambar apa saja disana ada, mulai dari perihal masak memasak, fotografi, hobi hobi yang lain, juga informasi belajar untuk anak anak maupun diri sendiri, sangat mudah dicari dan disimpan untuk referensi suatu hari nanti.
Banana Muffins dengan cetakan yang berbeda :)

Semalam sebelum tidur, otak ini masih berpikir, "Besok sarapan apa ya?" Stok kudapan untuk makan pagi sudah habis, jadi saatnya harus produksi lagi.
Menjelajahlah saya di pinterest :)
Ehhh ketemu gambar Banana Muffin dengan judul yang sangat provokatif ini The Best Banana Bread Muffin Ever (without dirtying a single dish).
Wahhh...asiknyaaa....pas punya pisang raja yang sudah matang dan saatnya untuk dibekukan, bisa diambil sebagian untuk buat muffin deh.
Yayyy...muffin pisangnya sudah matang, lembut dan juicy
Jadilah pagi ini, bangun tidur, langsung bermain didapur.
Siapkan semua bahan dan peralatan, aduk aduk aduk,tuang dalam muffin paper cups, panggang, dan taraaa...tidak lebih dari satu jam, muffin sudah bisa dihidangkan bersama minuman hangat favorit di pagi hari.

Ini takaran yang saya pakai pagi ini, ada beberapa modifikasi, karena pisang yang saya gunakan pisang raja (manis) dan sudah sangat matang (jadi lebih manissss lagi)

Beberapa bahan yang diperlukan

Bahan:
  • 3 buah Pisang Raja matang sekali
  • 2 butir Telur Ayam
  • 1/3 gelas takar Gula Pasir (harusnya 1 gelas takar)
  • 1 gelas takar Tepung Terigu Protein Sedang
  • 1/4 sdt Garam (harusnya 1/2 sdt)
  • 1/2 sdt Baking Soda (harusnya 3/4 sdt Baking Soda n 1/2 sdt Baking Powder)
  • 1/2 sdt Bubuk Bumbu Spekoek (bisa diganti bubuk kayu manis saja, atau bisa tidak pakai jika tidak suka)
  • 1/2 gelas takar Minyak Sayur (saya menggunakan Minyak Zaitun)
  • 1 sdt Bubuk Vanilli (saya tidak pakai)

Pilihan isian:
muffin bisa diisi dengan kismis, chocolate chips, keju, kacang almond

Keterangan peralatan yang saya gunakan:
  • Gelas takar untuk menanak nasi (ukuran volume cairan hingga 160 ml)
  • Muffin paper cup ukuran 45 mm x 50 mm
Cara Membuat:
  1. Panaskan oven* dengan suhu 190-200 derajat celcius, 15 menit sebelum waktu memanggang.
  2. Dalam baskom bersih, hancurkan pisang raja dengan garpu, masukkan telur, gula, baking soda, garam, bumbu spekoek dan minyak sayur, aduk hingga semua bahan tercampur.
    langkah no. 2 dan 3
  3. Masukkan tepung, aduk hingga tercampur rata. Adonan agak mengalir teksturnya.
  4. Siapkan cetakan muffin, isi dengan adonan hingga 3/4 volumenya. (jadi sekitar 6 buah muffin)
    Muffin bisa di oven ataupun di panggang diatas kompor dengan cetakan kue lumpur yang berlapis teflon
  5. Jika oven sudah panas, masukkan muffin dalam oven, dan panggang selama kurang lebih 20 menit, hingga muffin matang.
  6. Periksa kematangan muffin dengan menusukkan tusuk sate kedalam muffin, jika tusuk sate keluar bersih, maka muffin sudah matang.
  7. Jika sudah matang, keluarkan dari oven, dan muffin sudah siap dihidangkan.
Mudah kannn?

* Adonan muffin ini juga bisa dipanggang tanpa menggunakan oven, tetapi menggunakan cetakan kue lumpur berlapis teflon / marble, dan dipanggang diatas kompor seperti ini.
Panggang dengan api kecil, jika sudah berlubang lubang, tutup cetakan beberapa menit, tunggu hingga matang
*_* Jika muffin tidak habis dalam satu hari, muffin ini bisa disimpan didalam kulkas atau freezer, supaya memiliki umur yang lebih panjang daripada ditinggal pada suhu ruangan. Keesokan harinya jika ingin menyantap muffin lagi, tinggal keluarkan dari kulkas/freezer untuk beberapa saat (10-15 menit) lalu hangatkan kembali.

Wednesday, February 12, 2014

Tahu Tumis Jamur Saus Tiram

Hidangan ini adalah salah satu makanan kesukaan keluarga kami, favorit saya dalam memasak hidangan yang sederhana namun sudah lengkap variasi isinya. Single Food, cukup untuk dimakan bertiga, untuk satu kali jam makan :)

Menyiapkannya juga mudah, tidak menggunakan banyak minyak dan peralatan.


Bahan:
  • 6 buah Tahu lembut (ga perlu tahu mahal, tahu sumedang juga sudah enak kokkk)
  • 8 buah udang kupas, ukuran sedang (bisa diganti cumi, daging ikan atau daging ayam)
  • 4 buah Jagung Muda, kupas potong panjang
  • 1 genggam Buncis, potong panjang
  • 2 buah Jamur Shitake segar, iris tipis
  • 3 siung Bawang Putih (kami suka masakan dengan banyak bawang putih, bisa disesuaikan sesuai selera)
  • 2 sdm Minyak Goreng
  • 1.5 sdm Saus Tiram
  • Garam Merica secukupnya
  • 1/4 sdt Gula Pasir
  • 200 ml Air
 1 sdm Air dan 1 sdt Tepung Sagu, larutkan untuk mengentalkan saus

Cara Membuat:
  1. Siapkan semua bahan, kupas, cuci dan potong bahan yang diperlukan.
  2. Rebus buncis dan jagung muda dalam air mendidih selama 2 menit, angkat dan tiriskan, tata di piring saji.
  3. Dalam panci datar yang sama, panaskan sedikit minyak, masukkan tahu, goreng 2 menit hingga tahu kecoklatan, lalu balik, lakuakn hal yang sama pada sisi tahu yang lainnya. Angkat dan pindahkan ke piring saji.
  4. Masak saus siramannya, dengan sisa minyak menghoreng tahu sebelumnya, tumis bawang putih, jamur dan udang, aduk aduk, bmbui dengan garam, merica dan gula, aduk aduk, masukkan air, tambahkan saus tiram, didihkan, cicipi dan sesuaikan rasa.
  5. Jika udang sudah masak dan saus mendidih, masukkan larutan air sagu, lalu aduk aduk hingga saus mengental rata.
  6. Siramkan diatas sayuran dan tahu yang sudah ditata diatas piring saji.
  7. Beri hiasan irisan halus daun bawang, jika suka. Tahu Tumis Jamur Saus Tiram siap dihidangkan selagi panas.

Selamat mencoba :)

Sunday, November 24, 2013

Maronggi Turi Sambal Sereh

Sejak tinggal di Tangerang...apalagi di perumahan yang jauh dari kehidupan alam dan persawahan, kadang kala saya suka kangen dengan hidangan sayur mayur ala desa.

Makanan sayur favorit saya sewaktu kanak kanak yang sangat sulit sekali untuk dicari disini, diantaranya :
Semanggi Sambel Sereh, Pecel Genjer dan Pecel Turi, Jangan Klentang (Sayur Asem buah pohon Kelor) dan Jangan Boboan.
Maronggi Turi Sambal Sereh
 Kalau terhidang Lobster Thermidor dan Semanggi Sambal Sereh, pasti saya akan memilih Semanggi Sambal Sereh.....Heavenly Healthy Food :p

Beruntunglah saya punya orang tua yang masih tinggal didesa, sehingga masih bisa kirimkan saya bibit bibit beberapa tanaman sayuran diatas.
Beruntunglah saya, suami tidak juga cerewet soal taman depan rumah yang tidak rapi berbunga bunga....tapi malah seperti tegalan sayuran...demi memuaskan lidah istrinya jika kangen masakan masa kecilnya :)
Beruntunglah saya, bibit-bibit tanaman beberapa masih betah bertumbuh di halaman sempit berdesak desakan didepan rumah :)
Awal bulan ini, terakhir Mama datang ke Jakarta, sampai dibela-belain membawa daun Semanggi dari Banyuwangi ke Jakarta, demi anaknya yang kangen makan semanggi :) *Thank you so much Mom :), it was sooooo yummmmyyyy.

Ahhh belum genap sebulan, saya sudah kangen lagi makan Semanggi sambal sereh. tapi dimana bisa kudapat daun daun semanggi ini?

Hmmm....daun pohon kelor didepan sudah banyak cabangnya, sepertinya sudah waktunya untuk dipangkas :)

Kemarin sebagian sudah dimasak Sayur Bening / Jangan Maronggi, masih ada sisa satu kresek lagi saya simpan dikulkas.
Ahaaa....kenapa tidak kubuat Semanggi Sambal Sereh saja, bukannya menggunakan semanggi, tapi diganti dengan daun kelor.
Ah...semangat semangattt.....semangattt akan makan enakkkk siang ini :)

Bahan :
  • 1 ikat Daun Kelor / Maronggi (kira kira diameter ikatan batang daun kelor sebesar segenggam tangan dewasa), siangi daun daun kecil dari batang besarnya
  • 1 genggam Bunga Turi
  • Air untuk merebus, diberi sedikit garam

Bahan Sambal Sereh :
Belimbing wuluhnya minta sama tetangga :)
  • 5 batang Sereh, iris tipis
  • 5 buah Belimbing Wuluh, iris tipis
  • 2 buah Cabe Keriting, boleh tambah cabe rawit jika suka pedas
  • 1/2 sdt Terasi
  • 1 sdm Gula Pasir
  • 1/2 sdt Garam

Cara Membuat :
  1. Cuci bersih semua bahan, iris sesuai keperluan.
  2. Siapkan panci berisi air dan sedikit garam, didihkan, masukkan bunga turi, tunggu 1-2 menit, lalu angkat dan tiriskan.
  3. Lakukan hal yang sama dengan daun kelor yang sudah bersih, diamkan 1-2 menit dalam air mendidih, lalu angkat dan tiriskan. Pindahkan kedua sayuran dalam piring saji.
  4. Cara membuat sambal, potong potong cabe keriting, tambahkan gula, garam dan terasi, uleg hingga setengah halus, masukkan sereh yang sudah diiris tipis, uleg lagi dalam sambal hingga sereh setengah halus. terakhir tambahkan irisan belimbing wuluh, uleg kasar sebentar hingga bercampur rata dengan bahan yang lainnya.
  5. Cicipi sambal, sesuaikan rasa asin asam dan manisnya.
  6. Maronggi Turi Sambal Sereh siap dihidangkan sebagai makanan pembuka, ataupun teman lauk makan siang Anda :)

Hidangan kampung yang selalu bikin kangen

 Selamat Mencoba

Sunday, November 3, 2013

Sup Ayam Rempah Apel

Sedang pingin makan sup yang anget anget, kaya rasa tapi segar?

Coba bikin sup ini deh :)

Gurih, segar dan ringan

Bahan :
  • 2 buah Paha Ayam, potong jadi 6 potong
  • 2 batang Sereh
  • 1 cm Jahe, keprek
  • 1 cm Lengkuas, keprek
  • 1 siung Bawang Putih, iris
  • 3 siung Bawang Merah, iris
  • 2 lembar Daun Jeruk Purut
  • 1/4 sdt Merica bubuk
  • 1 sdt Garam
  • 1 buah Apel Malang, potong dadu, sebagai pengganti gula dan memberi rasa asam
  • 1-2 buah Belimbing Wuluh
  • 2 buah Cabe Merah, bakar
  • 1 liter Air
  • 1 sdm Minyak Goreng
Cara Membuat :
  1. Siapkan bahan yang diperlukan, ayam sudah dibersihkan dan dipotong.
  2.  Panaskan panci dengan sedikit minyak goreng untuk menumis, bawang merah, bawang putih, sereh, jahe, lengkuas, dan daun jeruk hingga wangi.
  3. Masukkan potongan ayam dan apel, tumis hingga kulit berubah warna, beri garam dan merica, tumis rata, masukkan air 200 ml, lalu jerang diatas api sedang selama 5-10 menit supaya wangi bumbu meresap.
  4. Tambahkan sisa air, belimbing dan cabe bakar, besarkan api hingga kuah mendidih, kecilkan apinya, jerang selama 30 -60 menit. 
  5. Cicipi kuah, sesuaikan rasa jika perlu.
  6. Sup Ayam Rempah Apel, sudah siap dipindahkan kedalam mangkuk saji dan dihidangkan.
Selamat Mencoba :)

Friday, October 25, 2013

Dadar Nasi Bayam

Beberapa hari ini, saya malas masak.
Baru mikir mau masak apa jika benar benar sudah hampir tiba waktunya jam makan hihihi.
Begitu melihat persediaan nasi yang tinggal seporsi makan lagi, ahh...lebih malas lagi untuk memasak dan memanaskannya. Nanggung euy *haduhhh...malas kok dipelihara.

Dihias sedikit dengan irisan Paprika Merah, irisan Apel dan suwar suwir Ayam Goreng sisa semalam :)

Hmmm.....dibikin apa ya, supaya bisa dimakan langsung tanpa perlu keluarkan banyak peralatan.
Nasi goreng? ahhh....kemarin sudah buat Nasi Goreng Paprika Brokoli.
Ahhh...bikin omelet saja lah...alias Dadar Telur, tapi diberi nasi didalamnya :)
Sippppp :)

Keju yang renyah :)
 Berikut resepnya :
  • 2 butir Telur Ayam
  • 1 cup Nasi (cup beras ukuran 160 ml)
  • 1 genggam Bayam, diblansir sebentar, lalu di cacah kasar
  • Gara Merica secukupnya
  • 1 sdm Keju Parut
  • 2 sdm Minyak Goreng
Cara Membuat :
  1. Pecahkan dan tuang telur kedalam mangkuk bersih.
  2. Masukkan nasi, bayam masak dan garam merica, lalu aduk hingga rata.
  3. Siapkan penggorengan, beri sedikit minyak, panaskan dengan api sedang. Lalu masukkan campuran telur yang sudah diaduk rata. Ratakan membentuk lingkaran.
  4. Tutup penggorengan 1-2 menit hingga dadar agak mengering bagian atasnya, lalu taburi dengan keju parut.
  5. Balik adonan telur selama 1-2 menit hingga bagian yang berkeju mengering dan semua bagian dadar telah matang.
  6. Tuang dalam piring lebar, dan iris Dadar Nasi Bayam menjadi 8 bagian.
"Let me help you cutting the omelette, please."
Yayyy...Dadar Nasi Bayam sudah matang Nak.
Dan si kecil pun siap siaga membantu memotong lingkaran menjadi 8 bagian :)
Selamat Makan....wahhh....yang makan langsung lahap, 5 bagian langsung lenyap :)

nyam nyam nyammmmm :)

Selamat Mencoba :)

Saturday, October 19, 2013

The Running Boy_Benn-made Story

 "This morning, I went out for a walk. Suddenly the rain came and I ran for home. The end."

Semalam saya melihat lihat blog Donna, buah hati Mama Ratna.
Wahhh...sudah ada beberapa unggahan yang baru ternyata :)
Wahhhhh....Compost Art nya bisa dibuat bergerak gerak, lucuuuu. Segera saya tunjukkan kepada Benn, dan dia langsung antusias melihat lihat post yang lain lain. Setelah itu dia berkomentar pada beberapa beberapa hasil karya cece Donna.

Kesempatan, Mami ga mau rugi, sekalian saya tanya apakah Benn mau kasih tau Cece Donna lewat komentar dibawah post Cece Donna. Ah ternyata anaknya mau, lumayan....sekalian belajar spelling dan typing :)
Komentarnya tentang Compost Art : The Dancing Girl : "The dancing Girl is cute, Cece Donna." said Benn dan gambar A Day At The Pond  : "Cece Donna, did you draw a day at the pond's picture yourself?" said Benn.
Berulang ulang kali, blog Cece Donna di buka lagi dan buka lagi, terkagum kagum melihat hasil karyanya.

Pagi ini, saya kunjungi lagi blog Donna (lho...Mami Benn juga penggemar dan pembaca blog Cece Donna lho). Sambil sarapan, saya kasih tahu Benn, kalau Cece Donna sudah balas komentar dia. Wah, langsung semangat pinjam ipad dan membaca jawabannya.
B : "Mamiii...Cece Donna asks me to make one too."
M : "Do you want to make one now?"
B : "Yess...I want to make compost art now. What kitchen trash you have Mom?"
M : "Well...I only have some orange peels, baby corn husks and turi flowers. Is that okay?"
B : "Well, it's okay Mam. Please give me that."

Sampah sudah disiapkan dalam satu piring, kanvas piring juga sudah disiapkan. Lalu dengan pedenya diambil si sampah....tarraaa....
terbuat dari : kulit jeruk, kulit jagung, rambut jagung dan bunga turi
Katanya, ini adalah seorang anak laki laki yang sedang berlari lari, karena tiba tiba turun hujan ketika dia sedang berjalan jalan diluar rumah.
Dan compost art-nya pun ditambah lagi dengan bentuk hujannya :)

Hujan bulat bulat dari kulit jagung yang di iris iris

M : "Would you like to type your compost art story in my blog?"
B : "So Cece Donna can read it too?"
M : "Yes, of course"
B : "Sure"
Numpang ngetik cerita di blog Mami
"This morning, I went out for a walk. Suddenly the rain came and I ran for home. The end."


Thursday, September 26, 2013

Mainan Baruku

Yipppieee.....

Akhirnya setelah bertahun tahun maju mundur mau dan tidak mau dibelikan mesin jahit sama suami, akhirnya, kemarin datang juga mesin jahitnya.

Kok dibelikan mesin jahit ga mau sih?
Takut tauuu....takut kalau nanti bosen karena gagal terus belajarn njahitnya, gimanaa?
Takut tauuu....nanti kalau jadi 'kecanduan' menjahit, bagaimanaaa?

Akhirnya menyerah juga, mau dibelikan mesin jahit, daripada disuruh ganti henpon hahaha, mendingan dibelikan mesin jahit aja, bisa dipakai nambal celana kolor yang sudah bolong, atau bisa memanfaatkan celana kolor yang tak lagi berupa celana, untuk dijadikan keset :p

Oh iyaa.....ga boleh lupa mihhh....mesti mengucapkan Terimakasih kepada mbak Ayu Kharie, yang sudah rela saya gangguin untuk bertanya tanya tentang mesin jahit. Mbak Ayuuu.....akhirnya saya jadi punya mainan baruuuu :)

Pas banget, kemarin suami lagi merapihkan lemari pakaiannya.
Beberapa baju belel sudah tidak mau dipakai, ehem ehem....asikkk...punya bahan buat eksperimen dan belajar menjahit, ga harus modal kain baru.

Nahh...hari ini, percobaan pertama, menjahit yang lurus lurus saja :)
Tas Kaus Kutang siap dihiasi motif doily warna putih
Membuat tas dari bekas kaos kutang, cuman perlu dipotong kanan kiri atas bawah sedikit, lalu dijahit deh.

Selesai di jahit....dikasih hiasan dulu, biar tidak terlalu polos. Hiasannya juga cari cara yang mudah saja, biar Benn juga bisa bantuin :)
Bantuin Mami memberi dekorasi diatas tas
Tas dari bekas kaos kutang, ku olesi cat akrilik dengan teknik stensil.
Tinggal poles dan tutul tutul aja, hasilnya lumayan lahhh...ga jelek jelek amat :)

Nahhh....ini dia Tas Kaos Kutang pertamaku :)
Yayyy....jadi, satu tas daur ulang, tinggal tunggu cat kering
 Thank you so much for the sewing machine, Beib.



Wednesday, September 25, 2013

Roti Tawar


Dari adonan roti tawar, bisa juga dibentuk untuk roti burger / hotdog
 "Katanya ga suka baking, tapi sekarang rajin bikin roti" begitu canda suami sayang kepadaku :)

Hehehehee....kalau tiap kali sehabis buat makanan, biarpun buatnya ga terlalu suka, tapi kalau yang makan semangat dan suka.....yaaa....masih ada tenaga lah buat melawan rasa males dan ga sukanya.

Kudu telpon Mama nihhh....minta resep andalannya :)

Bahan :
  • 350 gram Tepung Terigu Protein Tinggi
  • 150 gram Tepung Terigu Protein Sedang
  • 50 gram Gula Pasir
  • 25 gram Susu Bubuk
  • 50 gram Margarine / Butter
  • 1 butir Telur 
  • 250 ml Air Putih
  • 1 sachet Ragi (Fermipan/Mauripan 11 gram)
  • 1/2 sdt Garam
  • 1/2 sdt Bread Improver ( yang satu ini saya tidak pakai)
Cara Membuat * :
  1. Siapkan air, campur dengan fermipan hingga larut, sisihkan.
  2. Timbang tepung, gula, susu bubuk, masukkan dalam wadah jadi satu.
  3. Tambahkan telur dalam wadah, masukkan larutan air dan ragi**. Giling dalam mesin penggiling roti selama kurang lebih 8 menit, hingga semua bahan sudah menyatu. 
  4. Masukkan margarin dan garam (mesin penggiling masih bekerja), giling lagi 2-5 menit hingga adonan kalis dan tidak lengket di wadah. matikan mesin, keluarkan adonan dari wadah.
  5. Bagi menjadi 2 bagian, lalu bentuk menjadi bulatan bola halus. Sisihkan hingga mengembang selama 30 menit. Selagi menunggu adonan mengembang, tutupi adonan dengan baskom supaya tidak kering permukaannya.
    Bentuk adonan seperti bulatan bola halus, istirahatkan
  6. Olesi secara merata, 2 loyang cetakan ukuran 20 x 8.5 x 7 cm dengan margarin, sisihkan.
  7. Setelah 30 menit, kempiskan adonan hingga semua udara didalam adonan keluar. Bisa dengan cara di tinju dengan kepalan tangan atau di tekan menggunakan gilingan adonan (rolling pin)
    Kempiskan adonan, buang semua udara didalam adonan
  8. Giling adonan memanjang, dengan lebar kira kira 18 cm (tidak lebih lebar dari panjang loyang). Jangan lupa sesekali bedaki adonan dan dibolak balik, supaya tidak lengket.
    Tipiskan adonan dengan ukuran lebar yang sesuai ukuran loyang
  9. Setelah didapat satu lembar adonan yang mulus, lalu adonan bisa langsung digulung, atau diberi variasi isi sebelum digulung.
    Olesi lembaran adonan dengan campuran telur + susu, taburi dengan wijen, atau isi adonan dengan keju parut atau kismis atau coklat chip
  10. Cara menggulung: lipat kedepan, 1 cm adonan dari yang paling dekat dengan badan. Lipat padat, lalu gulung adonan kedepan (menjauhi badan), sambil sesekali agak ditarik mendekati badang, supaya gulungan benar benar padat, dan roti tawar matang nanti tidak berongga (bolong) besar. Gulung hingga sampai pada ujung satunya, lalu jimpit jimpit kecil, supaya sambungan adonan menyatu dan tidak gampang lepas dan terbuka.                                                                                                   
    ki-ka : lipat 1 cm - gulung - gulung dilihat dari arah berlawanan
  11. Masukkan adonan dalam loyang yang sudah disiapkan. Olesi semua permukaan adonan dengan campuran telur kocok lepas dan sedikit susu (atau tanpa susu), beri topping jika diinginkan.
    Adonan yang sudah digulung, siap dimasukkan loyang, dan diolesi campuran telur + susu
  12. Sisihkan dan taruh dalam tempat yang hangat untuk membantu adonan cepat mengembang (kurang lebih 30-45 menit, tergantung suhu ruangan tempat mengembangkan adonan)
    Roti tawar siap diistirahatkan hingga mengembang
  13. 15 menit sebelum waktu mengembangkan adonan usai, panaskan oven, dengan suhuh 180-190 derajat celcius.
  14. Jika adonan sudah mengembang (kurang lebih 2 kali ukuran saat selesai dibentuk), segera panggang dalam oven yang sudah dipanaskan selama 20-25 menit.
    Adonan yang sudah mengembang setelah diistirahatkan
  15. Jika roti sudah matang, keluarkan dari oven, dan selagi panas, olesi permukaan roti dengan butter / margarine, supaya roti terlihat mengkilap dan memberi kelembaban pada kulit roti.
    Ouchhh....api atasnya kepanasan, lupa nutupin pakai alumunium foil***..jadi gosong deh :)
  16. Keluarkan roti dari loyang, dan biarkan dingin. Jika ingin memotong roti, tunggu hingga roti benar benar dingin, supaya hasil potongan rapih dan bentuk roti tawar bagus.

Selamat Mencoba 

*  Jika tidak punya Bread Machine / Bread Maker, buatlah setengah resep saja, supaya tidak terlalu berat saat menguleni secara manual ataupun menggunakan hand mixer 
** Jika menggunakan hand mixer, setelah bahan kering dicampur air fermipan, lalu aduk aduk dulu menggunakan tangan atau spatula,  hingga semua bahan kering sudah tercampur rata (tidak perlu kalis). Setelah itu baru nyalakan hand mixer dengan pengaduk spiral.
*** Saat mengmanggang, jika api atas terlalu panas hingga bagian atas roti sudah agak coklat, sementara waktu panggang masih setengahnya, tidak perlu kecilkan api, tapi tutupi bagian atas roti menggunakan alumunium foil / kertas roti, supaya roti tidak menjadi gosong.

Friday, September 13, 2013

(Bolognaise Sauce) Mushroom n Meat Sauce


Spaghetti Mushroom n Meat Sauce with shredded Romaine Lettuce
Bolognaise sauce atau meat sauce untuk pasta (spaghetti, fusilli, fettucinne,dll) ini paling sering saya buat, disaat saya ada kesibukan yang membuat saya tidak bisa berlama lama menyiapkan makanan didapur :) (hihihiii.....padahalll...itu cadangan makanan yang bisa dibekukan, dan dihidangkan lagi disaat saat saya malas masak)

Yaaa....persiapannya perlu mencincang cincang agak banyak, tapi dengan sedikit perencanaan, sehingga kita sudah bisa sedia bahan bahan yang diperlukan, maka pada saat akan memasak, semuanya akan sudah beres hanya dalam waktu kurang dari dua jam. Dan hasil masakannya, bisa dinikmati paling tidak untuk 2 - 4 minggu kedepan :), kapan pun kita berhalangan atau malas masak, tinggal keluarkan Meat Sauce yang sudah kita simpan beku didalam kulkas.

Udah ah...ga banyak omong lagi, ini resepnya.

Bahan bahan :
  • 500 gram Daging Cincang 
  • 200 gram Bawang Bombay, cincang (4 buah, sebesar bola golf)
  • 25 gram Bawang Putih, cincang (5-7 siung)
  • 150 gram Paprika Merah, cincang kasar (1 buah sedang)
  • 250 gram Jamur (Jamur Kancing / Jamur Merang)
  • 500 gram Tomat matang, di-blender halus dengan 200 ml air
  • 1 sdm Margarin / mentega
  • 3 sdm Tepung Terigu
  • 3 sdm Minyak Zaitun (minyak goreng juga boleh)
  • 1.5 sdm Oregano
  • 1 sdm Rosemary
  • 1 sdm Garam
  • 1.5 sdt Bubuk Merica
  • 2 sdm Gula Pasir (boleh ditambah 1-2 sdt lagi jika suka saus yang agak manis)
  • 50 ml Arak Masak (seharusnya pakai Red Wine, tapi tiada rotan, akar pun jadi, buat teman muslim ini bisa di lewati saja :p
Cara Membuat :
  1. Siapkan semua bahan dengan segala potongannya sesuai keperluan.
    Bahan bahan yang diperlukan
  2. Buat Roux / tepung pengental saus, caranya, diatas api sedang, panaskan mentega hingga leleh, lalu tuang tepung terigu, aduk aduk hingga tercampur rata, tumis 1-2 menit supaya tepung matang, lalu sisihkan.
    Roux adalah agen pengental saus yang terbuat dari campuran margarin dan tepung yang dimasak
  3. Masih dengan api sedang, masukkan minyak zaitun disisi wajan yang kosong, lalu tumis bawang putih hingga wangi, disusul masukkan jamur, bawang bombay dan paprika cincang. tumis 2-3 menit hingga sayuran layu.
    Roux disisihkan, tumisan bawang putih dan jamur
    Tambahan tumis bawang bombay dan paprika

  4.  Masukkan daging cincang. Aduk aduk dan tumis hingga tercampur dengan sayuran, tumis hingga daging matang dan agak mengering. Lalu masukkan bumbu, gula, garam, merica, oregano dan rosemary, aduk rata.
    Daging cincang di orak arik supaya tercampur rata
    Tambahkan bumbu yang diperlukan
  5. Tambahkan arak masak, aduk rata, diamkan hingga air berkurang.
    Tambahkan arak masak / wine
  6. Masukkan jus tomat segar yang baru di-blender, tidak apa apa jika jus berair banyak. Campur daging dan jus hingga rata, kecilkan api. Jerang saus daging ini hingga satu jam kedepan. Jangan lupa sesekali diaduk, karena saus sudah mengandung Roux, maka saus akan mengental dengan sendirinya, dan dibagian bawah wajan akan sedikit mengering dan bisa gosong.
    Jus tomat segar, tambahan pasta tomat / saus tomat hanya jika diperlukan
  7. Jika sebelum satu jam saus sudah mulai mengering, bisa ditambahkan air / kaldu lagi supaya rasa dan aroma benar benar merasuk kedalam daging. Jika tidak sabar menunggu kelamaan karena sudah lapar, ya tidak apa apa, Saus Daging sudah bisa disantap juga, tentunya setelah dicicipi dan disesuaikan rasanya jika perlu.
    Jerang hingga saus daging mengental (saus ini belum mengental)
  8. Setelah disesuaikan rasa, dan setelah saus mengental tetapi tidak kering (masih bersaus), matikan api. Meat Sauce / Bolognaise Sauce siap dicampur atau disiramkan diatas pasta kesukaan Anda :)
    Fusilli Meat Sauce
  9. Jika saus tidak habis seketika atau ingin disimpan lebih lama, dinginkan Saus Daging. Masukkan dalam plastik / kemasan penyimpan andalan Anda, beri keterangan tanggal produksi, lalu taruh dalam freezer. Saat ingin digunakan lagi, tinggal keluarkan kemasan dari freezer, lelehkan dan panaskan kembali sausnya.
    Meat Sauce / Bolognaise Sauce siap disimpan dalam freezer
  10. Cara memanaskan kembali saus daging, panaskan sedikit air hingga mendidih, lalu masukkan saus daging yang sudah meleleh, aduk aduk hingga saus mengental kembali. Saus siap dihidangkan dengan pasta.

Selamat bersenang senang didapur :)