Showing posts with label Soup. Show all posts
Showing posts with label Soup. Show all posts

Sunday, November 3, 2013

Sup Ayam Rempah Apel

Sedang pingin makan sup yang anget anget, kaya rasa tapi segar?

Coba bikin sup ini deh :)

Gurih, segar dan ringan

Bahan :
  • 2 buah Paha Ayam, potong jadi 6 potong
  • 2 batang Sereh
  • 1 cm Jahe, keprek
  • 1 cm Lengkuas, keprek
  • 1 siung Bawang Putih, iris
  • 3 siung Bawang Merah, iris
  • 2 lembar Daun Jeruk Purut
  • 1/4 sdt Merica bubuk
  • 1 sdt Garam
  • 1 buah Apel Malang, potong dadu, sebagai pengganti gula dan memberi rasa asam
  • 1-2 buah Belimbing Wuluh
  • 2 buah Cabe Merah, bakar
  • 1 liter Air
  • 1 sdm Minyak Goreng
Cara Membuat :
  1. Siapkan bahan yang diperlukan, ayam sudah dibersihkan dan dipotong.
  2.  Panaskan panci dengan sedikit minyak goreng untuk menumis, bawang merah, bawang putih, sereh, jahe, lengkuas, dan daun jeruk hingga wangi.
  3. Masukkan potongan ayam dan apel, tumis hingga kulit berubah warna, beri garam dan merica, tumis rata, masukkan air 200 ml, lalu jerang diatas api sedang selama 5-10 menit supaya wangi bumbu meresap.
  4. Tambahkan sisa air, belimbing dan cabe bakar, besarkan api hingga kuah mendidih, kecilkan apinya, jerang selama 30 -60 menit. 
  5. Cicipi kuah, sesuaikan rasa jika perlu.
  6. Sup Ayam Rempah Apel, sudah siap dipindahkan kedalam mangkuk saji dan dihidangkan.
Selamat Mencoba :)

Friday, April 27, 2012

Baikut Kacang Merah

Rasanya sudah lama sekali kami tidak makan Iga Babi (Baikut), mendadak kangen :)
Pinginnya bikin Brenebon...lhaaa, tapi kok males nguleg bumbu.
Bikin Brenebon palsu aja dehhh, bumbu cemplung cemplung, dan ditambahi sayuran, biar sekalian aja, ada protein ada sayuran :), makannya tinggal tambah nasi putih anget ajahhh :)

Brenebon Palsu hihihiii
Bahan :
  • 500 gram Iga Babi / Baikut - cuci bersih dan cuci siram air mendidih sekali
  • 200 gram Kacang Merah masak lunak
  • 6 siung Bawang Putih - cincang kasar
  • 100 gram Bawang Bombay - cincang kasar
  • 150 gram Wortel - Potong dadu 1 x 1 x 1 cm
  • 100 gram Paprika Merah, potong 1 x 1 cm
  • 400 gram Tomat masak (3 buah) - buang biji, potong 1 x 1 cm
  • 4 batang Bawang Daun / Bawang Pre - potong kasar
  • 100 gram Seledri Besar - potong sesuai selera
  • 3 sdm Arak Masak / White Wine
  • 1/2 sdt Gula Pasir
  • Garam Merica secukupnya
  • 2 sdm Minyak Olive - untuk menumis
  • 1 liter Air
Cara Membuat :
  1. Siapkan semua bahan yang diperlukan.
  2. Masak kacang merah hingga lunak, jika menggunakan panci presto, cukup dimasak selama 30 menit, kacang merah yang saya gunakan adalah kacang merah segar. Sisihkan kacang merah yang sudah lunak.
  3. Didihkan air dalam panci, masukkan iga babi yang sudah dipotong dan dicuci bersih dalam air mendidih selama 1-2 menit, hingga berubah warna, matikan api, angkat iga babi dan tiriskan. Buang air dalam panci.
  4. Siapkan panci yang cukup menampung isi hingga 2 liter.
  5. Panaskan panci, tuang minyak olive, tumis bawang putih, bawang daun, paprika merah, dan bawang bombay hingga layu dan wangi. Masukkan potongan wortel dan seledri, tumis lagi sebentar, masukkan bumbu, gula, garam merica, aduk aduk, lalu masukkan arak masak, diamkan 1-2 menit.
  6. Masukkan iga babi yang sudah dicuci air mendidih, aduk aduk rata, masukkan kacang merah lunak beserta airnya, tambahkan 1 liter air, besarkan api, didihkan, jika suda mendidih kecilkan api.
  7. Masukkan potongan tomat kedalam panci, aduk aduk rata, dan jerang diatas api kecil hingga baikut matang sempurna (jika ditengah jalan api sudah hampir habis n baikut masih keras, bisa ditambahkan air lagi).
  8. Jerang hingga minimal 1 jam, koreksi rasa, asin manis sayuran beraroma kacang merah, periksa apakah iga babi sudah matang dan cukup lunak.
  9. Jika semua rasa sudah oke, maka Baikut Kacang Merah sudah siap dihidangkan dalam mangkuk saji, beri taburan bawang merah dan irisan daun bawang seledri jika suka.
  10. Nikmati selagi hangat, dengan nasi ataupun dengan toast / baquette.
Silahkan mencoba :)

Saturday, February 4, 2012

Kuah Ayam Jahe dengan Lengkeng

Hampir tiap hari hujan terussss....
Hampir seminggu ini masaknya yang berkuah kuah terus
Tiga hari berturut turut ini menunya Kuah Baikut, Kuah Ayam Jahe Lobak n Hioko,
dan hari ini, karena sedang malas masak dan malas mikir mau masak apa, nyontek menu kemarin lagi,
Kuah Ayam Jahe lagiii, tapi kali ini dicampur buah Lengkeng untuk pengganti 1/4 sdt gula.

Lengkeng, bawang putih, lobak, jahe, dan irisan daun bawang
Sejak rumah rumah sendiri, masak untuk keluarga sendiri, aku tidak pernah pakai Vetsin untuk tambahan bumbu masak. Kalau kaldu instan sih kadang masih pakai :D
Makanyaaa....masakanku tidak terlalu berasa gurih pekat sekali hihihiii
Untuk pengganti Vetsin ini, biar tetap bisa mendapatkan sedikit rasa yang lebih kaya, biasanya cuman kutambahkan sedikit GULA Pasir dalam masakan.

Hari ini, Kuah Ayam Jahe nya, juga mau dibikin bebas gula pasir.
Mumpung masih punya lengkeng beberapa butir lagi hihihiiii.....testing apa rasanya masak tanpa gula sama sekali :))

Kuah Ayam Jahe Lengkeng, nasi & kwetiau goreng telur
Bahan bahan:
  • 1/2 ekor Ayam (saya lebih suka bagian paha)
  • 1 bonggol Bawang Putih (Utuh atau sedikit digeprek, tapi tidak hancur)
  • 1 jempol Jahe kupas (1 x 1 x 3 cm) n geprek
  • 4 buah Lengkeng (sebagai pengganti 1/4 sdt Gula Pasir)
  • 4 - 5 sdm Kecap Asin (saya pakai yang biasa aja, ABC punya)
  • 2 batang Bawang Pre / Daun Bawang, iris 
  • 1 buah Lobak Putih, potong kotak / iris tipis
  • Merica n Garam secukupnya (Garam sebaiknya sedikit saja dulu, untuk menghindari terlalu asin)
  • 1,5 - 2 liter Air Bersih / Kaldu (airnya banyak, karena mau dijerang 30 - 60 menit paling tidak)
Bahan Cocolan: (kalau diperlukan)
  • 5 sdm Minyak Wijen
  • 2 siung Bawang Putih Cincang
  • 2 buah Cabe Rawit Hijau, diancurkan pakai garpu ajah
Cara Membuat:
  1. Potong 1/2 ekor ayam menjadi 4 atau 8 atau terserah, cuci bersih, masukkan dalam panci yang cukup menampung 2 liter kuah.
  2. Tambahkan kecap asin, garam merica, jahe, nyalakan kompor dengan api kecil, tunggu 2-3 menit, hingga tercium bau wangi kecap asin (jangan sampai gosong yaaa)
  3. Masukkan bawang putih, lengkeng, irisan daun bawang, lobak aduk aduk dan tumis 1-2 menit sampai layu, lalu masukkan sedikit air hanya untuk menggenangi seluruh ayam, tunggu 1-2 menit hingga mendidih, baru tambahkan air banyak.
  4. Dengan api besar, biarkan kuah ayam jahe mendidih, jka sudah mendidih, kecilkan kembali apinya.
  5. Ambil dan buang buih coklat yang ada diatas permukaan.
  6. Jerang kuah diatas api kecil selama paling tidak selama 30 menit atau sampai 1 jam.
  7. Saat setengah jam sebetulnya ayamnya sudah masak dan sudah bisa disajikan, tapi kalau mau lebih ngaldu dan bumbu lebih meresap kedalam daging ayam, 1 jam pasti lebih lezat lagi, dan kaldunya lebih ngaldu :)
  8. Sebelum dituang ke mangkuk saji, periksa sekali lagi rasanya jika perlu disesuaikan :)
  9. Untuk peneman bisa dibuatkan cocolan dari campuran minyak wijen, cabe rawit dan bawang putih cincang, untuk cocolan daging ayamnya ataupun dicampur kedalam kuahnya :)
  10. Kuah Ayam Jahe siap dihidangkan panas panas dimusim hujan yang dingin ^_* 
Nyamm nyammmmm....taste so good :)

 Selamat Mencoba :))

Wednesday, September 28, 2011

Sup Ikan

Sebetulnya Sup Ikan Ekor Kuning ini sudah lama dimasaknya, cuman baru teringat kembali, kalau ternyata saya sudah pernah menulis resepnya.
Mumpung sedang terbuka catatannya, sekalian dipindah jadikan satu di blog ini deh.

Bahan:
  • Ikan Ekor Kuning 1 ekor (berat 250 gram, dibersihkan, difillet n dipotong potong sesuai selera, pakai bagian tulang n kepala untuk kaldu dasar)
  • Brokoli secukupnya, dipotong sesuai selera
  • Wortel secukupnya, dipotong lidi
  • Bawang Putih 2 siung, di memarkan n potong kasar
  • Daun Bawang 1 batang besar, dipotong kasar
  • Daun Seledri 3 tangkai, dipotong kasar
  • Jahe 1 cm, di memarkan
  • Garam Merica secukupnya
  • Saos Tiram 1 sdt
  • Arak Masak 1 sdt
  • Air 500 ml
  • Minyak Wijen 1/2 sdt
  • Bawang Goreng sesuai selera untuk taburan
Cara Memasak :
  1. Ikan yang sudah dibersihkan dari sisik kita ambil bagian dagingnya saja, lalu potong potong daging n kulitnya sesuai selera.
  2. Bagian tulang duri dan kepala sisihkan untuk kemudian digunakan sebagai kaldu dasar.
  3. Rebus layukan brokoli dan wortel (setengah matang)
  4. Membuat kaldu Ikan: 
    • Didihkan air, masukkan tulang duri ikan, biarkan satu menit hingga berubah warna, buang air rebusan, ganti dengan air yang akan dipakai untuk kuah kaldu.
    • Masukkan bawang putih, jahe, daun bawang, daun seledri, garam merica, saos tiram, arak masak kedalam kaldu, dengan api besar hingga mendidih.
    • Begitu kaldu mendidih, kecilkan api, jerang kaldu beberapa saat (kurang lebih 10-15 menit) supaya kaldu lebih kaya rasa.
  5. Masukkan potongan sayuran dan daging ikan kedalam kaldu, jerang lagi selama 3-5 menit, hingga daging ikan matang sempurna.
  6. Cicipi kaldu untuk menyempurnakan rasa.
  7. Sup Ikan sudah masak, pindahkan ke mangkuk saji, tambahkan minyak wijen kedalam kuah dan taburi dengan bawang goreng.
  8. Sup Ikan siap dihidangkan dan disantap selagi hangat.
  9. Sebagai peneman bisa dibuatkan Kecap Asin diberi irisan cabe rawit...wuihhh...lezattt...
(Saya sih ambil praktisnya aja, cabe rawit saya hancurkan dalam piring lalu saya siram kuah, langsung sikat dehhhh)


Selamat Mencoba ^_^

Tuesday, June 21, 2011

Kuah Telor Jamur Labu Siam


Ini adalah salah satu makanan favorit Mami dan Benn.
Buatnya mudah, rasanya lezat tak terkira ( hihihiiii...berlebihan sekali) dan bisa dibuat untuk porsi kecil, cukup untuk makan satu orang :)

Masakan ini cocok dibuat saat rasanya si Mami malas masak, karena sibuk, atau karena lagi loyo seperti sekarang ini :) 

Resep : 1 porsi kecil (1-2 orang)

Bahan : 
  • 5 buah Jamur Shitake Segar, siangi, cuci diair mengalir, potong sebesar 0.5 x 1.5 x 0.5 cm (atau terserah lah, kecil kecil aja, iris tipis tipis juga boleh) *
  •  1 buah Labu Siam lalap, kupas, cuci bersih, potong seperti diatas
  •  3 siung Bawang Merah, iris tipis
  •  1 siung Bawang Putih, cincang kasar
  •  Secukupnya Garam / Kaldu Bubuk dan Merica
  •  300 ml Air bersih
  • 1 butir Telur Ayam
  • 1 sdm Minyak Sayur (untuk menumis)
  • 1-2 lembar Daun Selada Keriting, cuci bersih, sobek sobek kecil 
  • 1 sdt Minyak Wijen
  • 1 sdm Bawang Goreng
  • 1sdm Daun Bawang dan seledri, iris tipis


 Cara Membuat:
  1.  Siapkan (cuci, bersihkan, potong sesuai kebutuhan) semua bahan yang diperlukan.
  2. Panaskan penggorengan dengan sedikit minyak sayur, masukkan bawang putih dan bawang merah iris, aduk aduk sebentar hingga wangi.
  3. Masukkan irisan Jamur Shitake dan Labu Siam, beri bumbu garam merica dan kaldu bubuk jika diperlukan, tumis 1-2 menit.
  4. Masukkan air kedalam wajan, tunggu hingga mendidih, kecilkan api, biarkan dijerang 1-2 menit, lalu kembali besarkan api, hingga kuah mendidih. Cicipi kuah, apakah rasanya sudah pas.
  5. Ambil telur, kocok lepas dalam mangkuk kecil, tuang acak kedalam wajan, tunggu sebentar hingga telur agak mengeras, lalu aduk sedikit, dan matikan kompor. (supaya telor tidak kematangan dan keras teksturnya)
  6. Tuang Kuah Telor Jamur dalam mangkuk saji, hiasi dengan sobekan daun selada keriting, bawang goreng, daun bawang dan seledri, dan terakhir siram dengan sedikit minyak wijen :)
  7. Kuah Telor Jamur sudah siap dihidangkan dan disantap bersama si buah hati :)

Note:
* Jika tidak ada Jamur Shitake yang segar, bisa juga menggunakan Jamur Shitake Kering / Hioko. Perlakuan khusus untuk Shitake kering:
  • Cuci bersih shitake yang akan dipakai (yang diperlukan mungkin tidak sebanyak Shitake yag segar, karena setelah direndam volumenya akan bertambah)
  • Siapkan air panas, rendam shitake kering dalam air hangat 1-2 jam sebelum akan dimasak.
  • Jika shitake sudah mengembang semua, tiriskan dan iris kecil kecil sesuai keperluan.
  • Jangan buang air rendaman shitake kering, karena air rendaman bisa digunakan untuk campuran kuah.
** Bahan yang digunakan dalam kuah bisa divariasikan sesuai stok sayur dan daging yang kita punya di kulkas :)
Misalnya : 
  • Menggunakan daging ayam, udang, babi, atau ham
  • Sayurnya : bisa ditambahakn wortel, brokoli atau kembang kol.
  • Kalau ada Wijen Sangrai, diatasnya ditaburi wijen sangrai, enakkkk bangetttt :)
  • Kalau yang dewasa mau makan juga, dan suka pedas, tinggal ditambahi Cabe Iris dari kebun atau mau pakai abon cabe yang original juga enakkk (hehehee...tetep...ngiklan dagangan ga ketinggalan, mau pesan: silahkan mampir di fb Mari Singgah)

Happy Cooking Everyone ^_^