Thursday, September 26, 2013

Mainan Baruku

Yipppieee.....

Akhirnya setelah bertahun tahun maju mundur mau dan tidak mau dibelikan mesin jahit sama suami, akhirnya, kemarin datang juga mesin jahitnya.

Kok dibelikan mesin jahit ga mau sih?
Takut tauuu....takut kalau nanti bosen karena gagal terus belajarn njahitnya, gimanaa?
Takut tauuu....nanti kalau jadi 'kecanduan' menjahit, bagaimanaaa?

Akhirnya menyerah juga, mau dibelikan mesin jahit, daripada disuruh ganti henpon hahaha, mendingan dibelikan mesin jahit aja, bisa dipakai nambal celana kolor yang sudah bolong, atau bisa memanfaatkan celana kolor yang tak lagi berupa celana, untuk dijadikan keset :p

Oh iyaa.....ga boleh lupa mihhh....mesti mengucapkan Terimakasih kepada mbak Ayu Kharie, yang sudah rela saya gangguin untuk bertanya tanya tentang mesin jahit. Mbak Ayuuu.....akhirnya saya jadi punya mainan baruuuu :)

Pas banget, kemarin suami lagi merapihkan lemari pakaiannya.
Beberapa baju belel sudah tidak mau dipakai, ehem ehem....asikkk...punya bahan buat eksperimen dan belajar menjahit, ga harus modal kain baru.

Nahh...hari ini, percobaan pertama, menjahit yang lurus lurus saja :)
Tas Kaus Kutang siap dihiasi motif doily warna putih
Membuat tas dari bekas kaos kutang, cuman perlu dipotong kanan kiri atas bawah sedikit, lalu dijahit deh.

Selesai di jahit....dikasih hiasan dulu, biar tidak terlalu polos. Hiasannya juga cari cara yang mudah saja, biar Benn juga bisa bantuin :)
Bantuin Mami memberi dekorasi diatas tas
Tas dari bekas kaos kutang, ku olesi cat akrilik dengan teknik stensil.
Tinggal poles dan tutul tutul aja, hasilnya lumayan lahhh...ga jelek jelek amat :)

Nahhh....ini dia Tas Kaos Kutang pertamaku :)
Yayyy....jadi, satu tas daur ulang, tinggal tunggu cat kering
 Thank you so much for the sewing machine, Beib.



Wednesday, September 25, 2013

Roti Tawar


Dari adonan roti tawar, bisa juga dibentuk untuk roti burger / hotdog
 "Katanya ga suka baking, tapi sekarang rajin bikin roti" begitu canda suami sayang kepadaku :)

Hehehehee....kalau tiap kali sehabis buat makanan, biarpun buatnya ga terlalu suka, tapi kalau yang makan semangat dan suka.....yaaa....masih ada tenaga lah buat melawan rasa males dan ga sukanya.

Kudu telpon Mama nihhh....minta resep andalannya :)

Bahan :
  • 350 gram Tepung Terigu Protein Tinggi
  • 150 gram Tepung Terigu Protein Sedang
  • 50 gram Gula Pasir
  • 25 gram Susu Bubuk
  • 50 gram Margarine / Butter
  • 1 butir Telur 
  • 250 ml Air Putih
  • 1 sachet Ragi (Fermipan/Mauripan 11 gram)
  • 1/2 sdt Garam
  • 1/2 sdt Bread Improver ( yang satu ini saya tidak pakai)
Cara Membuat * :
  1. Siapkan air, campur dengan fermipan hingga larut, sisihkan.
  2. Timbang tepung, gula, susu bubuk, masukkan dalam wadah jadi satu.
  3. Tambahkan telur dalam wadah, masukkan larutan air dan ragi**. Giling dalam mesin penggiling roti selama kurang lebih 8 menit, hingga semua bahan sudah menyatu. 
  4. Masukkan margarin dan garam (mesin penggiling masih bekerja), giling lagi 2-5 menit hingga adonan kalis dan tidak lengket di wadah. matikan mesin, keluarkan adonan dari wadah.
  5. Bagi menjadi 2 bagian, lalu bentuk menjadi bulatan bola halus. Sisihkan hingga mengembang selama 30 menit. Selagi menunggu adonan mengembang, tutupi adonan dengan baskom supaya tidak kering permukaannya.
    Bentuk adonan seperti bulatan bola halus, istirahatkan
  6. Olesi secara merata, 2 loyang cetakan ukuran 20 x 8.5 x 7 cm dengan margarin, sisihkan.
  7. Setelah 30 menit, kempiskan adonan hingga semua udara didalam adonan keluar. Bisa dengan cara di tinju dengan kepalan tangan atau di tekan menggunakan gilingan adonan (rolling pin)
    Kempiskan adonan, buang semua udara didalam adonan
  8. Giling adonan memanjang, dengan lebar kira kira 18 cm (tidak lebih lebar dari panjang loyang). Jangan lupa sesekali bedaki adonan dan dibolak balik, supaya tidak lengket.
    Tipiskan adonan dengan ukuran lebar yang sesuai ukuran loyang
  9. Setelah didapat satu lembar adonan yang mulus, lalu adonan bisa langsung digulung, atau diberi variasi isi sebelum digulung.
    Olesi lembaran adonan dengan campuran telur + susu, taburi dengan wijen, atau isi adonan dengan keju parut atau kismis atau coklat chip
  10. Cara menggulung: lipat kedepan, 1 cm adonan dari yang paling dekat dengan badan. Lipat padat, lalu gulung adonan kedepan (menjauhi badan), sambil sesekali agak ditarik mendekati badang, supaya gulungan benar benar padat, dan roti tawar matang nanti tidak berongga (bolong) besar. Gulung hingga sampai pada ujung satunya, lalu jimpit jimpit kecil, supaya sambungan adonan menyatu dan tidak gampang lepas dan terbuka.                                                                                                   
    ki-ka : lipat 1 cm - gulung - gulung dilihat dari arah berlawanan
  11. Masukkan adonan dalam loyang yang sudah disiapkan. Olesi semua permukaan adonan dengan campuran telur kocok lepas dan sedikit susu (atau tanpa susu), beri topping jika diinginkan.
    Adonan yang sudah digulung, siap dimasukkan loyang, dan diolesi campuran telur + susu
  12. Sisihkan dan taruh dalam tempat yang hangat untuk membantu adonan cepat mengembang (kurang lebih 30-45 menit, tergantung suhu ruangan tempat mengembangkan adonan)
    Roti tawar siap diistirahatkan hingga mengembang
  13. 15 menit sebelum waktu mengembangkan adonan usai, panaskan oven, dengan suhuh 180-190 derajat celcius.
  14. Jika adonan sudah mengembang (kurang lebih 2 kali ukuran saat selesai dibentuk), segera panggang dalam oven yang sudah dipanaskan selama 20-25 menit.
    Adonan yang sudah mengembang setelah diistirahatkan
  15. Jika roti sudah matang, keluarkan dari oven, dan selagi panas, olesi permukaan roti dengan butter / margarine, supaya roti terlihat mengkilap dan memberi kelembaban pada kulit roti.
    Ouchhh....api atasnya kepanasan, lupa nutupin pakai alumunium foil***..jadi gosong deh :)
  16. Keluarkan roti dari loyang, dan biarkan dingin. Jika ingin memotong roti, tunggu hingga roti benar benar dingin, supaya hasil potongan rapih dan bentuk roti tawar bagus.

Selamat Mencoba 

*  Jika tidak punya Bread Machine / Bread Maker, buatlah setengah resep saja, supaya tidak terlalu berat saat menguleni secara manual ataupun menggunakan hand mixer 
** Jika menggunakan hand mixer, setelah bahan kering dicampur air fermipan, lalu aduk aduk dulu menggunakan tangan atau spatula,  hingga semua bahan kering sudah tercampur rata (tidak perlu kalis). Setelah itu baru nyalakan hand mixer dengan pengaduk spiral.
*** Saat mengmanggang, jika api atas terlalu panas hingga bagian atas roti sudah agak coklat, sementara waktu panggang masih setengahnya, tidak perlu kecilkan api, tapi tutupi bagian atas roti menggunakan alumunium foil / kertas roti, supaya roti tidak menjadi gosong.

Friday, September 13, 2013

(Bolognaise Sauce) Mushroom n Meat Sauce


Spaghetti Mushroom n Meat Sauce with shredded Romaine Lettuce
Bolognaise sauce atau meat sauce untuk pasta (spaghetti, fusilli, fettucinne,dll) ini paling sering saya buat, disaat saya ada kesibukan yang membuat saya tidak bisa berlama lama menyiapkan makanan didapur :) (hihihiii.....padahalll...itu cadangan makanan yang bisa dibekukan, dan dihidangkan lagi disaat saat saya malas masak)

Yaaa....persiapannya perlu mencincang cincang agak banyak, tapi dengan sedikit perencanaan, sehingga kita sudah bisa sedia bahan bahan yang diperlukan, maka pada saat akan memasak, semuanya akan sudah beres hanya dalam waktu kurang dari dua jam. Dan hasil masakannya, bisa dinikmati paling tidak untuk 2 - 4 minggu kedepan :), kapan pun kita berhalangan atau malas masak, tinggal keluarkan Meat Sauce yang sudah kita simpan beku didalam kulkas.

Udah ah...ga banyak omong lagi, ini resepnya.

Bahan bahan :
  • 500 gram Daging Cincang 
  • 200 gram Bawang Bombay, cincang (4 buah, sebesar bola golf)
  • 25 gram Bawang Putih, cincang (5-7 siung)
  • 150 gram Paprika Merah, cincang kasar (1 buah sedang)
  • 250 gram Jamur (Jamur Kancing / Jamur Merang)
  • 500 gram Tomat matang, di-blender halus dengan 200 ml air
  • 1 sdm Margarin / mentega
  • 3 sdm Tepung Terigu
  • 3 sdm Minyak Zaitun (minyak goreng juga boleh)
  • 1.5 sdm Oregano
  • 1 sdm Rosemary
  • 1 sdm Garam
  • 1.5 sdt Bubuk Merica
  • 2 sdm Gula Pasir (boleh ditambah 1-2 sdt lagi jika suka saus yang agak manis)
  • 50 ml Arak Masak (seharusnya pakai Red Wine, tapi tiada rotan, akar pun jadi, buat teman muslim ini bisa di lewati saja :p
Cara Membuat :
  1. Siapkan semua bahan dengan segala potongannya sesuai keperluan.
    Bahan bahan yang diperlukan
  2. Buat Roux / tepung pengental saus, caranya, diatas api sedang, panaskan mentega hingga leleh, lalu tuang tepung terigu, aduk aduk hingga tercampur rata, tumis 1-2 menit supaya tepung matang, lalu sisihkan.
    Roux adalah agen pengental saus yang terbuat dari campuran margarin dan tepung yang dimasak
  3. Masih dengan api sedang, masukkan minyak zaitun disisi wajan yang kosong, lalu tumis bawang putih hingga wangi, disusul masukkan jamur, bawang bombay dan paprika cincang. tumis 2-3 menit hingga sayuran layu.
    Roux disisihkan, tumisan bawang putih dan jamur
    Tambahan tumis bawang bombay dan paprika

  4.  Masukkan daging cincang. Aduk aduk dan tumis hingga tercampur dengan sayuran, tumis hingga daging matang dan agak mengering. Lalu masukkan bumbu, gula, garam, merica, oregano dan rosemary, aduk rata.
    Daging cincang di orak arik supaya tercampur rata
    Tambahkan bumbu yang diperlukan
  5. Tambahkan arak masak, aduk rata, diamkan hingga air berkurang.
    Tambahkan arak masak / wine
  6. Masukkan jus tomat segar yang baru di-blender, tidak apa apa jika jus berair banyak. Campur daging dan jus hingga rata, kecilkan api. Jerang saus daging ini hingga satu jam kedepan. Jangan lupa sesekali diaduk, karena saus sudah mengandung Roux, maka saus akan mengental dengan sendirinya, dan dibagian bawah wajan akan sedikit mengering dan bisa gosong.
    Jus tomat segar, tambahan pasta tomat / saus tomat hanya jika diperlukan
  7. Jika sebelum satu jam saus sudah mulai mengering, bisa ditambahkan air / kaldu lagi supaya rasa dan aroma benar benar merasuk kedalam daging. Jika tidak sabar menunggu kelamaan karena sudah lapar, ya tidak apa apa, Saus Daging sudah bisa disantap juga, tentunya setelah dicicipi dan disesuaikan rasanya jika perlu.
    Jerang hingga saus daging mengental (saus ini belum mengental)
  8. Setelah disesuaikan rasa, dan setelah saus mengental tetapi tidak kering (masih bersaus), matikan api. Meat Sauce / Bolognaise Sauce siap dicampur atau disiramkan diatas pasta kesukaan Anda :)
    Fusilli Meat Sauce
  9. Jika saus tidak habis seketika atau ingin disimpan lebih lama, dinginkan Saus Daging. Masukkan dalam plastik / kemasan penyimpan andalan Anda, beri keterangan tanggal produksi, lalu taruh dalam freezer. Saat ingin digunakan lagi, tinggal keluarkan kemasan dari freezer, lelehkan dan panaskan kembali sausnya.
    Meat Sauce / Bolognaise Sauce siap disimpan dalam freezer
  10. Cara memanaskan kembali saus daging, panaskan sedikit air hingga mendidih, lalu masukkan saus daging yang sudah meleleh, aduk aduk hingga saus mengental kembali. Saus siap dihidangkan dengan pasta.

Selamat bersenang senang didapur :)

Wednesday, November 21, 2012

Kreasi Menggunakan Ampas Kelapa Kering_2

Setelah semalam menyelesaikan Snow Globe saat Benn masih tidur, pagi tadi saatnya memberi kejutan buatnya. Hihihiiii....langsung dibukanya si botol dan dikeluarkannya si pohon natal.
Ga seru melihat Salju Kelapa yang turunnya terlalu cepat sekaligus dalam botol, dituangnya Ampas Kelapa Kering dalam botol, dan masih mencari lagi wadah berisi si Ampas Kelapa Kering.
Diambilnya Salju Kelapa itu, dan dijatuhkannya sedikit sedikit diatas pohon natal.

"This is cool...it's snowy Mami"

Snow is coming
Setelah puas main turun salju dengan si pohon natal, masih lanjut lagi bermain dengan Salju Kelapa. Ditimbunnya beberapa mainannya didalam Salju Kelapa, tuang Salju Kelapa kedalam wadah, dituang lagi kedalam wadah yang lain. Seru sekali dia bermain.

Ahaaa.....Mami ada ide....kita nonton youtube dulu yukk....kita cari tentang Sand Drawing.
Yukk...sekarang kita buat kanvasnya dulu, setelah itu mari kita berkreasi bersama :)

Menyiapkan CocoSand Canvas

Kanvasnya sudah siap...yukkk...mau bikin apaa Benn?

Mulai menyapu CocoSand dengan jari jari mungilnya

Sudah jadi satu gambar....bongkar yuk kanvasnya....lalu kita buat kanvas yang baru :)
Mami gambar Matahari ya...lalu Benn lanjutkan menggambar lain lainnya. Boleh gambar apa saja sesuka Benn :)

Suasana pagi hari di desa
Jadilah gambaran suasana pagi di desa, sebuah rumah mungil dengan sebuah pohon apel disebelahnya, rerumputan tinggi disisi lainnya, tidak ketinggalan "The swirly cloud"

Tidak mau ketinggalan untuk membuat batu pijakan menuju ke rumah :)
Cookie Cutters sudah dipakai semua....beberapa wadah juga tidak luput jadi sasaran....pfiuhhh....meja makan jadi berantakannnn.

Berantakaannnnn....

Yukkk....kita bereskan Salju Kelapanya....kita simpan, supaya besok bisa dipakai main lagi :)

Kreasi menggunakan Ampas Kelapa Kering_1

Ampas Kelapa Kering nya sudah jadi...sekarang saatnya bermain dan berkreasi.

Yang pertama kali akan saya buat, tentu saja, hasil nyontek inspirasi dari sini, Snow Globe.

Tentu saja dengan bahan yang disesuaikan, seadanya yang saya punya dirumah saja :)

 
Ampas Kelapa Kering, Botol bekas selai, hiasan pohon natal rajut
 Bahan :
  • Botol Bekas Selai
  • Styrofoam bekas bungkus masakan dari restoran (yang masih bersih)
  • Benang Hijau secukupnya
  • Hakpen untuk merajut benang
  • Kertas manila (saya pakai kertas bekas cover majalah yang agak tebal untuk membuat kerucutnya)
  • Lem Fox Putih / lem kayu
  • Gunting
  • Cutter
Snow Globe_A Christmas Tree in a jar
 Cara membuat:
  1. Buat bentuk kerucut sebagai dasar untuk membuat pohon natal.
  2. Rajut benang hijau sebagai daun pohon natal, bisa juga menggunakan daun cemara yang ditempelkan pada kerucut kertas, atau kertas bekas yang digunting gunting menyerupai daun pohon pinus / pohon natal.
  3. Potong styrofoam membentuk lingkaran berdiameter 3 cm untuk ditempelkan pada tutup botol selai untuk tempat menempel si pohon natal.
  4. Beri hiasan pada pohon natal, lalu tempelkan diatas styrofoam, tunggu semalaman hingga lem mengering.
  5. Setelah bagian tutup botol sudah kering, isi botol dengan sedikit Ampas Kelapa Kering lalu tutuplah.
  6. Kemudian berdirikan botol dengan posisi tutup botol ada dibawah, maka akan jatuhlah Salju Ampas Kelapa Kering menutupi pohon natal :)
Selamat mencoba dan berkreasi :)

Memanfaatkan Ampas Kelapa

Beberapa minggu belakangan, dapurku sedang sering menggunakan Kelapa untuk dijadikan santan.
Sambil mengaduk aduk dan memeras kelapa parut....sambil terngiang ngiang...dulu, waktu jaman masih SD, biasanya ada jadwal kerja bakti satu sekolah. Murid murid biasanya diminta tolong bawa ampas kelapa dari rumah. Ampas kelapa ini digunakan untuk mengepel lantai kelas kelas di sekolah. Jaman dulu, lantai sekolah masih terbuat dari tegel / semen, belum jaman pakai keramik.
Lantai kelas yang tadinya berwarna putih karena debu debu dari kaki para murid yang menempel di sepatu (harusnya hitam), setelah digosok menggunakan ampas kelapa ini, jadi kembali hitam legam, mengkilat dan licin.
Sekarang...lantai rumah juga menggunakan keramik....hmmm....bisa kugunakan untuk apa kah kau, ampas kelapa?

Kebetulan habis cuci mata di Pinterest....wahh...sudah mulai terlihat posting dengan tema Natal. Ada satu yang menggelitik pingin kucoba buat. Asalnya dari  sini tautannya. Snow Globe...ahhh....lucu juga.

Haiii ampas kelapaaa...aku tau...sekarang aku sudah ada ide untuk memanfaatkanmu lagi....kau akan terlihat cantik :)

Kau akan kucuci bersih, kuberi parfum alami dan kukeringkan, supaya umurmu bisa lebih panjang lagi.
Nanti kau bisa jadi teman main dan berkreasi untukku dan anakku.

Ampas Kelapa Kering

Ampas Kelapa Kering

 Bahan:

  • Ampas Kelapa
  • Sabun Cuci Piring
  • Daun Jeruk / Pandan untuk memberi wewangian
  • Pewarna Makanan
Cara membuat:
  1. Letakkan ampas kelapa yang sudah tak bersantan lagi kedalam wadah, beri sabun cuci piring cair, aduk aduk lalu bilas dengan air banyak banyak hingga bersih dan tidak beraroma kelapa lagi.
  2. Jika perlu, ulangi proses menyabun dan membilas hingga 2 kali.
  3. Tiriskan ampas kelapa yang sudah dibilas, campur dengan daun jeruk atau pandan, remas remas sambil peras hingga kering, lalu jemur dibawah matahari hingga kering.
  4. Jika ingin diberi warna, campurkan pewarna makanan pada saat bilasan terakhir, lalu ikuti langkah selanjutnya.
  5. Jika cuaca kurang panas, bisa dibantu dengan memanggang dalam oven, dengan tingkat panas yang rendah, dan pintu oven dalam keadaan sedikit terbuka. Oven ampas kelapa hingga kering.
  6. Dinginkan ampas kelapa yang sudah kering, lalu masukkan dalam wadah kedap udara (jika perlu beri silica gel, supaya lebih awet keringnya)
  7. Ampas Kelapa kering ini bisa digunakan untuk bahan bermain ataupun berhasta karya bersama anak anak Anda.
Kreasi menggunakan Ampas Kelapa Kering

Selamat mencoba kawan, selamat bersenang senang dengan anak anak tercinta :)

Saturday, June 23, 2012

Cara Cepat Mengiris Wortel_bentuk Korek Api/Julienne_a la Mari Singgah

Suka makan lumpiah, tapi males bikin karena males ngiris wortel bentuk korek api? (ahhh...ya beli aja lumpiahnya hehehe)
Suka makan salad seperti di hokben, tapi susah ngiris tipis tipis si wortel?


Menurut saya, ini cara yang mudah, cepat dan hemat (karena tidak ada bagian wortel yang tersisa dan terbuang).
Yaaa...memang....pasti perlu beberapa kali latihan supaya bisa mantap dalam mengerjakannya :)
Heyyy....practice makes perfect, guys :)

Peralatan & Bahan yang diperlukan :
  • Pisau tajam (untuk mempercepat kerja dan menghindari resiko kecelakaan*)
  • Talenan
  •  Wortel
Cara Mengiris :
  1. Kupas kulit wortel dan cuci bersih.
  2. Letakkan wortel dengan posisi horisontal (atau bisa juga 315 derajat) terhadap badan kita.
  3. Iris serong tipis tipis (ketebalan sesuai keperluan sendiri, mau dibuat seberapa tipis/halus, hasil irisan korek apinya nanti) dari ujung sebelah kanan, hingga sebanyak yang diperlukan.
  4. Biarkan hasil irisan tipis serong pada tempatnya, sesuai urutan hasil irisan tadi yang masih menyerupai sebuah wortel yang utuh (intinya jangan diacak untuk mempermudah langkah selanjutnya)
  5. Sedikit pipihkan tumpukan hasil irisan serong tipis, supaya tidak terlalu tebal dan mudah bagi kita untuk memegang dan mejaga supaya tumpukan irisan tidak tergelincir saat diiris nanti.

    Kiri - kanan atas - kanan bawah: langkah no.2,3 - 4 - 5
  6. Cara memegang tumpukan irisan tipis: telungkupkan tangan kiri diatas tumpukan irisan, pastikan semua irisan terjaga tidak tergelincir kesana kemari, sedikit bengkokkan buku buku keempat jari, supaya jari tidak teriris mata pisau, dan sekaligus untuk menahan irisan pisau / sebagai ukuran seberapa tebal irisan korek api yang diinginkan.
  7. Ibu jari berfungsi untuk menahan tumpukan irisan serong tipis, agar tidak tergelincir keluar dari tumpukan.
    Kiri - kanan : 6, 7 - 8
  8. Cara mengiris tipis :
    • posisikan dinding mata pisau menyentuh siku buku pertama jari tengah, seiring sambil mengiris, jalankan kekiri keempat jari, sejauh apa jari jari bergerak ke arah kiri itulah yang menjadi ukuran setebal apa hasil irisan korek api yang akan dihasilkan.
    • Gerakan mata pisau_usahakan ujung mata pisau berada pada level titik yang sama pada saat memulai mengiris, gerakan mata pisau nantinya adalah dari atas ke bawah, bukan maju mundur, dengan begitu bisa dilakukan gerakan memotong yang lebih efisien dan cepat :)
  9. Lakukan gerakan memotong tumpukan irisan wortel serong tipis dengan gerakan yang sekonsisten mungkin, maka akan didapatkan hasil irisan wortel korek api yang seragam :)
  10. Untuk membuat potongan wortel dadu kecil, hanya perlu tambahan satu langkah lagi, dari hasil potongan korek api, putar tumpukan korek api menjadi posisi horisontal, gunakan cara pegang seperti pada langkah no.6, lalu potong potong korek api setebal yang diinginkan :)
Mudah kannn????

* Mengapa menguragi resiko kecelakaan?
   Jika pisau tajam, maka sekali kita tekan pisau untuk mengiris, maka mata pisau akan langsung tertancap pada bahan yang akan kita iris, dan tidak tergelincir kesana kemari.
Mata pisau yang tidak tajam / kurang tajam, biasanya mempunyai resiko tergelincir yang lebih besar, jika cara memposisikan mata pisau dan tekanan pada pisau yang kita berikan tidak seimbang.

Selamat mencoba n semoga bermanfaat ya kawan :)